ISLAM DALAM PENCITRAAN MEDIA ONLINE DI
INDONESIA
Muryana
Abstrak
Kedatangan Irshad Manji pada tahun 2012 bukan merupakan
sesuatu yang baru bagi masyarakat Indonesia, setelah kedatangannya pada tahun
2008, untuk mempromosikan buku yang berjudul Allah, Liberty and Love. Akan
tetapi, berbagai respon muncul berwujud penolakan pada kunjungannya yang kedua.
Respon tersebut muncul dari beberapa organisasi keagamaan, seperti FPI dan MMI,
dan dipublikasikan melalui media online, antara lain Kompas.com dan Republika
Online. Untuk itu, bagaimana agama berpengaruh terhadap media online yang
mempublikasikan respon terhadap kedatangan Irshad Manji? Bagaimana politik
pengakuan terhadap the other dalam publikasi media online di Indonesia?
Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh agama terhadap media yang merespon terhadap kedatangan Irshad Manji.
Kedua, untuk memahami politik pengakuan yang berkembang di Indonesia yang
multikultur. Sehingga secara teoritik, tulisan ini dapat memberikan kontribusi
terhadap perkembangan teori-teori dialog antar agama di Indonesia, terutama
melalui media online. Secara praktis, tulisan ini diharapkan dapat menjadi
kontribusi bagi proses pengambilan kebijakan dan peraturan perundang-undangan
bagi kehidupan umat beragama di Indonesia, baik untuk interaksi secara langsung
maupun interaksi tidak langsung, melalui media online. Penelitian ini
menggunakan analisis wacana dan perspektif multikulturalisme Bikkhu Parekh
terhadap data, yaitu media online yang diperoleh dari internet.
Keywords:
Islam, media online, multikulturalisme, politik
pengakuan, the other.
The complete edision of this paper could read in Jurnal Komunikator, Vol. 4, No. 2, November 2012.
Abstract
Irshad Manji came in 2012 is not new to the people of Indonesia, having came in 2008, to promote the book tittled Allah, Liberty and Love. However, the responses appear in the form of denial of her second visit. The response came from some religious organizations, such as FPI and MMI, and published via online media, including Kompas.com and Republika Online. Therefore, how religion affects the online media that publish a response to Irshad Manji came? How is political recognition of the other in a publication online media in Indonesia? Therefore, this paper aims to investigate the influence of religion on media response to Irshad Manji came. Second, to understand politics is a growing recognition in multicultural Indonesia. So theoretically, this paper could contribute to the development of theories of inter-religious dialogue in Indonesia, especially through online media. In practical terms, this paper is expected to be a contribution to the process of policy making and legislation for religious life in Indonesia, both for direct interaction and indirect interaction, through online media. This study uses discourses analysis and the perspective of multiculturalism Bikhu Parekh for the data, the online media obtained from the internet.
Keywords:
Islam, online media, multiculturalism, political recognition, the other.
Edisi lengkap tulisan ini dapat dibaca dalam Jurnal Komunikator, Vol. 4, No. 2, November 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar